Tanggal 30 Juli 2021, Ahlicoding.com resmi meluncurkan website DonorCovid19.com , website yang bertujuan sebagai jembatan donor plasma Konvalesen untuk pengobatan COVID-19. Website ini bisa diakses di alamat https://donorcovid19.com atau cukup https://donorcovid.com saja.

Di tengah pandemi Corona virus (COVID-19), Plasma Konvalensen adalah salah satu terapi penyembuhan yang paling cepat. DonorCovid19.com adalah website yang menghubungkan Para Pendonor (pemberi plasma) dan Resipien (penerima plasma) untuk Terapi Plasma Konvalensen (TPK), secara GRATIS dan LANGSUNG TANPA PERANTARA, di Indonesia dan seluruh dunia.

Acara peluncuran dimulai dengan Webinar di malam hari tanggal 30 Juli 2021. Acara yang turut pula dihadiri oleh Budiman Sudjatmiko, Arvan Pradiansyah, dr. Towifah Khaerunissa , S. PK , ini mengangkat tema mengenai donor plasma Konvalesen dan syarat-syarat apa saja yang diperlukan untuk menjadi pedonor Plasma. Lebih lengkap untuk menonton videonya bisa dilihat di link ini.

Hal ini searah dengan tujuan DonorCovid19.com itu sendiri. Website ini menghubungkan secara langsung Resipien yaitu penderita COVID-19 yang membutuhkan Plasma darah dengan Calon Pendonornya yaitu mereka yang telah sembuh dari COVID-19 dan bersedia menyumbangkan plasma nya. Melalui website ini mereka bisa langsung berkomunikasi satu sama lain, karena nomor kontak ditampilkan dalam website ini.

Website DonorCovid19.com tentu masih jauh dari sempurna, namun Ahlicoding.com, bersama-sama dengan Komunitas Plasma One, yang mengurus website ini akan senantiasa melakukan perbaikan dan perkembangan terus menerus alias Continously Improving.

Terakhir, kami menginformasikan bahwa pelayanan website DonorCovid19.com adalah GRATIS , Tanpa Biaya baik untuk Pedonor maupun Resipien. Adapun website ini hidup dari donasi, Adsense, dan penjualan Spot iklan para Partner Medis.

BACA JUGA:  Yang Akan Menghancurkan Kaum Buruh BUKAN Tenaga Asing, Tapi Robot Pekerja

Last modified: August 17, 2021

Author

Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.