Bandung, November 2020

Milly

Aku sedikit kaget ketika melihat pesan WhatsApp di pagi hari. Michael Raditya, nama sekjen Partai Solidaritas Milenial Indonesia (PSMI) me-WA ku sesuatu.

Mike: Pagi Milly, Pa kabar.. sorry boleh gw nelpon sebentar ?

You: Oh ya boleh, sok aja.

Tak lama kemudian, telepon via WhatsApp berbunyi. Sekalipun Mike adalah pangkatnya jauh lebih tinggi diatasku, tapi sudah lumrah dalam lingkungan partai kita bicara lu-gw. Partai PSMI adalah partai yang didominasi anak muda, dari kalangan millenial.

“Halo, Mil.. sorry ya ganggu pagi-pagi gini.. tapi gw butuh bantuanlo nih”

“Iya, Mas Mike Gpp kok.. Gimana, ada yg bisa gw bantu?”

“Mil, lo punya temen SMA yang jago I.T. dan Kecerdasan Buatan kan, namanya Rian Irawan Hariadi?”

“Rian ? Iya, gw inget sih. Dia kakak kelas gw di SMA 3 Bandung dulu. Tapi gw gak begitu akrab, temen gw si Beni yang deket sama dia mah.”

“Lo punya nomor WA nya, gak?”

“Ada kayaknya di gw, knp?”

“Nah gini Mil, kita butuh bantuan dia, lo coba kontak dia buat ketemuan sama lo. Ada satu materi kerjaan yang mau kita sampaikan, kalo dia tertarik, gw minta dia gabung sama kita.”

“Tapi setau gw dia gak tertarik sama politik.”

“Bukan gitu, Mil. Kita professional aja. Dia kita gaji. Tapi kita butuh keahlian dia, soalnya gw denger dia orang A.i. (Artificial Intelligence). Nah lo bisa gak ajak dia ketemuan, terus nanti kita meeting bareng?”

BACA JUGA:  Solehai - Episode 1.2

“Hmm Agak susah kayaknya ya musim pandemic gini, lagian dia tinggal di Jakarta, gw di Bandung.”

“Gak gak, lo yg ketemuan fisik sama dia, minta dia bawa laptop. Lo cari aja kafe di Bandung yang bagus wifinya di mana gitu. Udah gitu kita meeting via Zoom. Kalo dia di Jakarta, Mil, lo ajak dia ke Bandung, kita yg bayarin tiket keretanya pulang-pergi”

“Ok deh kalo gitu, gw coba kontak dia ya. Emang kalo boleh tau emang partai kita ada proyek mau pake A.i. juga gitu?”

“Ya adalah,.. kita ada proyek yang butuh orang A.i. juga pokoknya!”

Ini rahasia Partai, pikirku. Kata ‘adalah’ mengindikasikan demikian. Michael tampak serius soal ini, tapi dia belum mau terbuka sama diriku, untuk menjaga suasana aku sebaiknya tidak usah memperpanjang.

“Oke deh, Mike, kalo gitu abis ini gw coba telepon Rian , ntar gw kabarin ke elu ya.”

“Sip, ok deh. Thanks ya, Mil.. Lo update ke gw secepatnya ya?!”

“Ok, deh.. thanks ya!”

Pembicaraan ditutup. Aku mesti menghubungi Rian sekarang, tidak tahu apakah Rian nomornya masih aktif atau tidak, tapi aku segera ingat: ada group WA alumni SMA 3 Bandung, dan kalo gak salah Rian juga salah satu member di sana.

Aku buka group WhatsApp dan scroll up, Rian ternyata ada dan lumayan aktif di sana. Group ini isinya ngalor ngidul, meski ada postingan yg berguna juga. Baik Rian dan Beni pun sering posting di sana juga, sering kali postingannya ngaco, ngalor ngidul, masalah Aligator Buaya atau apalah.

BACA JUGA:  Solehai - Episode 1.3

Ku WA Rian , dia belum membaca. Kucoba telepon via WhatsApp dan diangkat :

“Hallo Assalamualaikum ?” kata suara di seberang sana.

“Walaikumsalam… Rian? Ini gw Milly .”

“Milly angkatan 2001 kan, politikus itu? Hehehe, ada apaan nih, Mil?”

“Iya gw, sorry ganggu, gw mau tanya, lo masih kerja di IT dan A.i ?”

“Masih Mil, sekarang gw gawe (kerja) sih, di perusahaan A.i. juga, ada apa, Mil?”

“Nggak ini gw dapat namalo dari temen gw, lo lagi di Bandung atau Jakarta?”

“Di Jakarta sih sekarang, cuman sesekali aja gw ke Bandung”

“Oh gitu, eh lo bisa gak ke Bandung? Kita bayarin tiketlo pulang pergi?”

Last modified: December 12, 2020

Author

Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.